PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DAN RESIKO POLARISASI SOSIAL BERBASIS RELIGIUS: ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP KURIKULUM DAN PRAKTIK PEMBELAJARAN
DOI:
https://doi.org/10.70489/erxbgq63Keywords:
Pendidikan Kewarganegaraan, Polarisasi Sosial, Religiusitas, Integrasi Nasional, KurikulumAbstract
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) secara teoretis berfungsi sebagai perekat integrasi nasional, namun di tengah meningkatnya politik identitas, terdapat kekhawatiran bahwa PKn justru bertransformasi menjadi instrumen yang memperlebar jarak sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana interpretasi nilai-nilai kewarganegaraan yang bersinggungan dengan sentimen religius dapat memicu polarisasi di masyarakat multikultural. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis wacana kritis terhadap materi ajar serta literatur kebijakan pendidikan terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infiltrasi tafsir keagamaan yang eksklusif ke dalam kurikulum PKn menciptakan dikotomi antara identitas kebangsaan dan identitas religius, yang pada gilirannya mengonsolidasi kelompok-kelompok sosial ke dalam kutub yang saling berhadapan. Penggunaan narasi "warga negara ideal" yang hanya berbasis pada satu perspektif dogma tertentu terbukti melemahkan kohesi sosial siswa di lingkungan pendidikan. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa tanpa adanya redesain kurikulum yang menekankan pada literasi lintas agama dan netralitas pendidik, PKn berisiko menjadi alat segregasi ideologis. Diperlukan penguatan nilai-nilai kewargaan yang inklusif untuk memitigasi dampak polarisasi sosial agar tujuan awal integrasi nasional tetap terjaga.
References
Al Humaidy, M. A., Wahyuningrum, S. R., Mariyam, S., & Mubarak, R. (2026). Toleransi dan Sosial Sumenep. UIN Madura Press.
Asrulla, A., Rosadi, K. I., Jeka, F., Saksitha, D. A., & Wahyuni, D. (2025). Kontribusi aspek sosial dan budaya dalam aplikasi kebijakan pendidikan nasional Indonesia. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(1), 404–423.
Chris, O. I. (2025). Religion and Nigerian Politics: Impact and prospects for sustainable political development. Religion, 1(1).
Creswell, J. W. (2021). A concise introduction to mixed methods research. SAGE publications.
Haluti, F., Judijanto, L., Apriyanto, A., Hamadi, H. H., Bawa, D. L., & Kalip, K. (2025). Moderasi Beragama: Menciptakan Suasana Kondusif Keberagaman Agama di Indonesia. PT. Green Pustaka Indonesia.
Hatim, M., Irfan, A., & Sikandar, M. (2025). Emerging Trends of Radicalization among Youth: Case Study of Educational Institutions. The Critical Review of Social Sciences Studies, 3(2), 1455–1463.
Hidayat, D. (2024). Moderasi Beragama untuk Kehidupan. Penerbit Adab.
Jurs, P., Snebaha, I., Judrupa, I., Liepa-Hazeleja, E., Voronova, I., Kulberga, I., & Zarins, G. (2026). Differences in the Civic Identity of Youth—On the Way to Sustainable Development of Security and Peace. Education Sciences, 16(3), 443.
Kholil, S., Ismail, I., Dalimunthe, M. A., Suhendar, A., & Rambe, R. F. A. K. (2024). Strengthening Religious Moderation through PTKIN and SIT Collaboration to Build Social Harmony. JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi), 9(2), 228–236.
Kusnadi, K. (2024). Filantropi berbasis pendidikan kewarganegaraan: Pembelajaran untuk memperkuat karakter kepedulian sosial warga negara. Jurnal Civic Hukum, 9(2).
Kymlicka, W. (2022). Multiculturalism as citizenization: Past and future. In Assessing Multiculturalism in Global Comparative Perspective (pp. 21–40). Routledge.
Maharani, S. P., Tsuraya, F. G., Azzahra, N., & Faizin, A. (2026). Ethical Challenges of Using Artificial Intelligence in Global Education Based on Spirituality and Religious Moderation. Re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management), 114–134.
Mali, E. L., & SH, M. H. (2026). BUKU AJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. Goresan Pena.
Marsudi, K. E. R. (2020). Analisis Isi Buku Siswa Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Sekolah Menengah Atas Kurikulum 2013. Framework Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Abad, 21, 68.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Puspitasari, D., & Rohmah, U. (2025). Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Membangun Karakter Kebhinekaan Global pada Anak Usia Dini. Journal of Early Childhood and Character Education, 5(1), 49–64.
Samsuri, S. (2026). The competency-based good citizens in Indonesia’s civic education policy. Journal of Moral Education, 1–21.
Saragih, K. W., Suhendar, A., Damanik, J., Girsang, R. N., Saragi, S. R., & Ningrum, W. C. (2025). Juvenile Delinquency in the Perspective of Criminology in Indonesia: A Systematic Literature Review. Journal Analytica Islamica, 14(1), 208–218.
Suhendar, A., & Halimi, M. (2023). The Role of Anti-Bullying Change Agents in Shaping Civic Dispositions to Tackle Bullying Behavior. Proceeding International Conference on Religion, Science and Education, 2, 903–913.
Suhendar, A., Ridayani, Azis, D., Mohd Yusoff, M. Z., & Rini Utami, A. (2024). Optimizing citizenship education for ecological awareness: Analysis of the effectiveness of the lihat sampah ambil (LISA) program in environmental conservation. Journal of Professional Learning and Sustainable Education, 1(1), 17–26. https://doi.org/10.62568/jplse.v1i1.50
Suhendar, A., Saragih, K. W., Bakri, A., & Hikmah, N. (2026). POLARISASI POLITIK DALAM ERA MEDIA SOSIAL: KAJIAN BIBLIOMETRIK ETIKA KOMUNIKASI POLITIK DAN RELEVANSI SIYASAH SYAR’IYYAH. Jurnal Moralita: Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 7(1), 25–38.
Syaifulloh, M. (2025). Pengembangan Model Standar Mutu Literasi Sains Berbasis Moodle Dalam Pembelajaran Ipa Dengan Pendekatan R&D Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Smp. Aneka Metode Penelitian Pendidikan Di Sekolah, 93.
Syam, A. M., Dalimunthe, M. A., Suhendar, A., & Rambe, R. F. A. K. (2024). Islamic Philosophy: A Comparative Perspective Between Ibnu Khaldun And Karl Marx. SYAHADAT: Journal of Islamic Studies, 1(2), 55–72.
Ukur, J., Suhendar, A., Sirait, I. R., Ababbil, T. N., & Anshari, N. N. (2025). STRENGTHENING DIGITAL-BASED CIVICS EDUCATION IN PREVENTING CYBERBULLYING AMONG VOCATIONAL HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMK PRAMA ARTHA SERBELAWAN. Journal Analytica Islamica, 14(1), 488–498.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zahratul Aini, Syamzaimar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




